Legenda Gunung Bromo (Cerita Rakyat)

Alkisah, pada jaman dahulu hiduplah seorang pemuda bernama Joko Seger yang jatuh hati kepada Roro Anteng. Mereka pun menjalin kasih dan memutuskan untuk segera menikah. Sayangnya, niat tersebut terrhambat oleh orang jahat nan sakti yang ingin merebut Roro Anteng.

Tetapi Roro tidak berani melakukan penolakan karena merasa khawatir jika terjadi hal buruk yang mungkin akan dilakukan orang jahat tersebut. Gadis cantik itu pun kemudian membuat sebuah persyaratan. Ia menyuruh orang sakti itu untuk membuat lautan di Bromo dalam waktu semalam.

Sayangnya, pria jahat itu menyanggupinya dan berusaha membuat sumur di Gunung Bromo menggunakan tempurung kelapa atau dalam bahasa Jawa disebut dengan batok.  Demi menggagalkan usahanya, Roro Anteng memukulkan alu padi untuk membangunkan para ayam agar mereka segera berkokok.

Untungnya, usaha tersebut berhasil dan pria jahat itu pun kalah karena ia belum berhasil membuat lautan.  Itulah alasan kenapa Gunung Bromo berbentuk tumpul.

Merasa marah dan mengamuk, ia melemparkan batok kelapa yang digunakan dan sekarang menjadi Gunung Batok. Setelah itu, Roro Anteng kembali ke pelukan Joko Seger. Mereka pun hidup bahagia selamanya.

Legenda Gunung Bromo merupakan salah satu dari kumpulan cerita rakyat nusantara yang bisa dikisahkan untuk anak Anda. Pasalnya, selain untuk memperkenalkan sejarah pada buah hati Anda, juga untuk mengajarkan nilai moral yang ada pada cerita itu.

Salah satu pesan moral yang bisa dipetik adalah janganlah memaksakan kehendak. Seperti halnya yang dilakukan oleh pria jahat dalam kisah di atas. Ia berusaha merebut Roro Anteng yang jelas-jelas sudah memiliki calon suami, Joko Seger.

Tetapi ia tetap ingin mempersunting Roro Anteng meskipun hal tersebut tidaklah mudah. Hal tersebut bisa Anda ajarkan untuk si kecil untuk tidak memaksakan kehendak atau keinginannya.

Sumber: https://www.posbunda.com/hiburan/kumpulan-cerita-rakyat-nusantara/

Disqus Comments